Sering
merasa sulit memahami jalan pikiran pria? Anda tidak sendiri. Tampaknya,
masalah ini memang menjadi problem banyak wanita. Menurut Allan dan Barbara
Pease dalam buku Why Men Dont Listen & Women Cant Read Maps, hal ini
disebabkan jalan pikir wanita dan pria yang bisa bertolak belakang.
Uniknya,
dalam buku tersebut kita bisa mempelajari pikiran pria dengan cara memahami
tiap bagian otak kaum Adam. Penasaran, ingin tahu apa saja isi otak pria? Ini
penjelasannya!
Tahukah
Anda, bahwa bagian terbesar dari otak pria adalah dorongan seks. Hal ini juga
menjelaskan mengapa pria tampak sangat beminat pada urusan seks. Jadi, kalau
Anda mendapati kalender bergambar wanita berbikini atau memergoki rekan kerja
pria mencuri waktu mengakses situs porno di internet, tak usah kaget. Habis,
rupanya areal untuk seks memang menempati porsi yang paling besar di otaknya.
Porsi
terbesar kedua menandakan keinginan untuk berpetualang atau mengejar sesuatu
yang berbahaya, keinginan berolahraga, dan keinginan mengganti-ganti remote
control televisi.
Sementara,
bagian terkecilnya menunjukkan kemampuan mencari barang di lemari es atau
pakaian, kemampuan mendengarkan, kemampuan mengerjakan tugas-tugas domestik,
keinginan untuk meletakkan penutup kloset pada tempatnya, dan kemampuan untuk
tidur dengan nyenyak ketika anak menangis pada malam hari.
Menurut
Allan dan Barbara Pease dalam buku Why Men Dont Listen & Women Cant Read Maps,
tata letak otak pria itu bisa menjelaskan mengapa kaum wanita sering
mengeluhkan hal-hal yang menjadi kebiasaan buruk pria, yaitu sukar mencari
barang (ataupun meletakkan barang) di tempatnya, tidak suka membantu pekerjaan
rumah tangga, maupun menolong menggantikan popok ketika bayi Anda menangis
malam-malam.
Tapi,
ikut balapan mobil atau motor, atau menghabiskan waktu di pusat kebugaran dan
di depan TV, prialah rajanya.
Nah,
dengan memahami bagan otak pria, barangkali kini Anda dapat menjadi lebih pengertian
terhadap jalan pikirannya. Dan tak akan terlampau kesal dan jengkel bila
pasangan Anda melakukan hal-hal yang tidak menyenangkan tersebut.
(sumber
: http://tioli.blogdetik.com/page/19/)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar